posted by admin on 15 August 2021

Memahami Perbedaan E-Learning Dan Sistem LMS

Pada kesempatan kali ini, kami ingin membuat Anda lebih mengerti apa itu e-Learning dan Learning Management System (LMS) agar nantinya Anda tidak salah dalam menyebut kedua istilah ini yang memiliki perbedaan yang sangat jauh dan tidak dapat disamakan dengan alasan apapun.

Perbedaan E-Learning Dan Sistem LMS Untuk Pendidikan

Apa itu e-Learning?

Mungkin untuk e-Learning bagi Anda sudah sangat familiar sekali. Di mana e-Learning merupakan metode pendidikan secara online. Definisi ini merupakan definisi yang dapat mencakup semua metode yang digunakan dalam belajar melalui sarana jaringan internet.

e-Learning merupakan metode pendidikan untuk menghemat waktu dan biaya bagi lembaga untuk membuat para pelajar selalu mendapat metode terbaru dalam menerima materi pendidikan dengan teknik baru dan informasi penting. Konsistensi pelatihan lebih mudah ditangani ketika materi pendidikan disampaikan secara online. Mempelajari setiap materi pembelajaran melalui media online membuat mudah bagi pelajar untuk mengaksesnya kapan dan di mana mereka membutuhkannya.

Anda tentu sudah mengenal aplikasi-aplikasi bertajuk pendidikan yang ada di Indonesia, semua aplikasi tersebut merupakan e-Learning. Sebagian besar orang telah menggunakan e-Learning secara informal di beberapa titik dalam kehidupan mereka, bahkan mereka juga tidak mengetahui bahwa sejatinya aktivitasnya tersebut merupakan bagian e-Learning yang ia lakukan secara personal.

Tentu saja, ketika Anda menjalankan pembelajaran dan pengembangan untuk suatu lembaga atau sekolah, tidak masuk akal hanya dengan meletakkan materi pembelajaran online dan memberi tahu pelajar untuk langsung melengkapinya saat itu juga. Anda memerlukan cara untuk membuat materi itu sendiri, mengirimkannya ke pelajar, melacak penyelesaian dan membangun komunitas di sekitar sekolah atau lembaga. Di sinilah peran dari LMS masuk bagi pelajar dan Lembaga.

Apa itu LMS?

LMS adalah platform perangkat lunak untuk menyampaikan materi pembelajaran online. Selain itu, ini menjadi alat untuk mengelola pelatihan dan pengembangan, meningkatkan keterlibatan pelajar, dan membangun rasa kebersamaan bagi para pelajar.

Anda dapat menetapkan materi ke grup peserta didik tertentu dalam LMS. Sistem memiliki alat yang memungkinkan Anda memantau bagaimana pengguna menelusuri materi e-Learning. Ini juga memiliki alat yang memungkinkan peserta didik berinteraksi dengan materi dan satu sama lain. Sebagian besar pembelajaran terjadi di luar ruang pendidikan formal, di mana pelajar dapat berbicara satu sama lain dan mendapatkan kesempatan untuk mencoba sendiri pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan pembelajaran yang didapatkan.

Itulah perbedaan dari e-Learning dan LMS yang dapat kami berikan. Untuk itu kita dapat mempersiapkan pelajar di Indonesia menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0 dan juga untuk mendukung konsep pemerintah Making Indonesia 4.0.

Tags:
Permalink | Last updated on November 2, 2021