1. Bekerja sebagai ibadah.

Apabila setiap pekerjaan, tugas dan tanggung jawab diniati sebagai ibadah kepada Allah SWT. maka disamping itu akan meningkatkan derajat keimanan, ketakwaan kita kepada Allah SWT. juga semangat ibadah akan membuat semua pekerjaan kita menjadi ringan sebesar apapun beban pekerjaan itu. Dengan niat ibadah juga akan membuat kerja kita dibersihkan dari cara-cara yang kotor yang bertentangan dengan norma agama dan masyarakat.

2. Utamakan kepentingan masa depan siswa ( subyek pendidikan yang sebenarnya).

Apa yang kita kerjakan saat ini menentukan nasib masa depan anak didik kita. Oleh sebab itu setiap program, kebijakan dan kerja kita harus benar-benar berorientasi menyiapkan siswa menuju masa depan yang lebih baik. Setiap program, tindakan dan kebijakan yang kontra produktif dengan kepentingan siswa harus ditinggalkan.

3.  Siap mengikuti Perubahan ( Inovatif )

Memulai perubahan memang sering tidak mudah. Tetapi kita tidak pernah beranjak kemana-mana jika kita tidak mau memulai perubahan sesulit apapun permulaannya. Ikutilah perubahan sesulit apapun kenyataannya.

4. Aktif, Proaktif dan Siap Mengambil Resiko

Bersikap menunggu, ragu-ragu dan takut mengambil resiko membuat kita akan kehilangan banyak kesempatan dan peluang untuk maju.

5. Ulet dan Tangguh

Setiap kesulitan bukanlah hambatan untuk meraih sukses tetapi tantangan untuk diatasi. Tidak baik berkeluh kesah, putus asa dan mencari dalih. Akan lebih berguna jika kita bekerja keras untuk mencari solusinya.

6. Disiplin dan Kerja Keras.

Disiplin dan kerja keras adalah hal yang sangat penting bagi siapapun untuk meningkatkan produktifitas hasil kerja. Karena itu kita yakin dengan disiplin dan kerja keras rencana-rencana pengembangan sekolah yang kita susun dapat tercapai dengan hasil sebaik-baiknya.

7. SMK yang Adaptif dengan Tuntutan Kebutuhan

SMK akan terus berubah dan berbenah agar SMK dapat hidup, eksis dan berguna ditengah kehidupan kita yang terus menerus berubah. Jika kita tidak mau mengikuti perubahan itu maka SMK akan menjadi momen atau bagian dari masa lalu. Oleh karena itu tidak bisa tidak kita harus menjadi bagian dari perubahan itu.

8. Budaya Industri  di Sekolah

Budaya Industri seperti disiplin, kerja keras, efisien, efektif mengutamakan mutu dan produktifitas harus kita adopsi sebagai budaya sekolah agar kinerja sekolah dan mutu tamatan semakin melekat dengan kebutuhan pasar kerja dan industri.

9. Saling Percaya dan Menghargai.

Saling percaya sesama anggota dalam melaksanakan tugas, setiap anggota memiliki keinginan untuk sukses bersama, tidak saling mencurigai dengan cara membangun positive thinking, saling menghargai keunggulan, keahlian dan menyadari kekurangan masing-masing.